Selasa, 17 November 2009
Prinsip Dasar Keimanan
Oktober 4, 2009 pada 4:39 am (Agama, Uncategorized)
Prinsip-Prinsip Dasar Keimanan (02) Agama Islam
Oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah
Agama Islam
Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam . Dengan Islam Allah mengakhiri serta menyempurnakan agama-agama lain untuk para hamba-Nya. Dengan Islam pula, Allah menyempur-nakan kenikmatan-Nya dan meridhai Islam sebagai dien-Nya. Oleh karena itu tidak ada lain yang patut diterima, selain Islam.
Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman,
?Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi?? (Al Ahzab: 40).
?Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu.? (Al Maidah: 3).
?Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.? (Al Imran: 19).
?Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripada-nya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.? (Al Imran 85)
Allah Subhannahu wa Ta’ala telah mewajibkan seluruh umat manusia agar memeluk agama Islam karena Allah. Hal ini sebagaimana telah difirmankan-Nya kepada Rasul-Nya:
?Katakanlah, Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mem-punyai kerajaan langit dan bumi. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk?.? (Al A?raf: 158).
Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu dikatakan bahwa Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda:
وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لاَ يَسْمَعُ بِيْ أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ اْلأُمَّةِ يَهُوْدِيٌّ وَلاَ نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِيْ أُرْسِلْتُ بِهِ إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar